29
Jul
2022

Jenis Material Konstruksi bangunan yang Kerap Digunakan

Dalam pengerjaan konstruksi bangunan, tentu saja kamu (sebagai developer) membutuhkan beberapa material konstruksi berkualitas, bukan? Lalu, apa saja material konstruksi bangunan yang nantinya akan kamu butuhkan? Berikut ini pembahasannya!

Besi

Salah satu material konstruksi bangunan yang pasti ada dan digunakan dalam setiap proyek konstruksi adalah besi. Besi ini pun dibagi menjadi beberapa jenis lagi sesuai dengan fungsi, spesifikasi, dan kebutuhan penggunaannya. Beberapa jenis besi yang kerap digunakan dalam proyek konstruksi adalah :

  • Besi beton : cukup kokoh untuk menopang pondasi bangunan skala kecil, contohnya hunian. Disebut juga sebagai besi penulangan karena selalu digunakan sebagai rangka dari suatu bangunan. Jenisnya yang paling umum ada 2 yakni besi ulir dan besi polos.
  • Besi H-Beam : jenis besi yang berbentuk balok, yang secara teknis dinamakan sebagai hot rolled. Ia memiliki bentuk serupa huruf H. Kerap digunakan untuk proyek konstruksi jembatan dan gedung-gedung besar.
  • Besi Siku : besi yang berbentuk siku dengan sudut kemiringan 90 derajat. Ukurannya beragam, mulai dari 2 – 5 cm dengan panjang 6 meter (umum). Material konstruksi bangunan satu ini kerap digunakan dalam pembuatan tangga.
  • Besi Hollow : bentuknya seperti pipa kotak yang memiliki rongga. Sering digunakan untuk pembangunan plafond dan rangka dinding partisi anti rayap, tahan api, dan hama. Bisa juga digunakan untuk membuat rangka kanopi, balkon, dan pagar rumah.
  • Besi Wiremesh : besi anyam. Digunakan untuk menguatkan dak beton dalam pembangunan rumah ataupun plat lantai.
  • Besi Pipa : sesuai dengan namanya. Besi ini berbentuk seperti pipa, bulat dan memanjang. Lebih sering digunakan dalam proyek konstruksi bangunan industri untuk mengalirkan bahan-bahan tambang yang mudah terbakar.
  • Besi CNP dan UNP : besi CNP ini memiliki bentuk seperti huruf C dan kerap digunakan sebagai material konstruksi bangunan sebagai rangka atap. Sementara itu, besi UNP yang memiliki bentuk U digunakan sebagai balok penutup pada bagian atap atau penopang bagian dinding.
  • Besi plat : besi ini memiliki sifat anti korosi yang baik.
  • Besi Wide Flange : bentuknya sama dengan besi H-Beam, hanya saja besi ini jauh lebih kuat. Baik dari segi gaya tekan atau tariknya.

Beton

Material konstruksi bangunan selanjutnya yang memiliki peranan sangat penting adalah Beton. Selain digunakan sebagai material bangunan, beton ini juga digunakan dalam kegiatan konstruksi lainnya lho. Semisal pembangunan jembatan ataupun jalan beton.

Beton sendiri merupakan bahan bangunan komposit yang terbuat dari kombinasi agregat dan pengikat semen. Seperti : campuran semen, air, agregat halus (pasir), agregat kasar (batu pecah atau kerikil), udara, serta campuran bahan lainnya. Struktur suatu beton sendiri biasanya dapat diketahui lewat karakteristik beton itu sendiri.

Beton ini memiliki peran yang sangat vital dalam konstruksi bangunan. Konstruksi beton akan sangat mempengaruhi kekuatan bangunan tersebut secara keseluruhan. Ada banyak sekali jenis beton yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan. Diantaranya adalah : Beton Ringan, Beton Bertulang, Beton Prategang, Beton Pracetak, dan Beton Siap Pakai.

Kayu

Kayu ini merupakan material konstruksi bangunan yang terbilang serbaguna dan fleksibel. Kayu adalah salah satu material bangunan yang telah digunakan semenjak ribuan tahun yang lalu. Selain dapat digunakan sebagai salah satu bahan utama untuk konstruksi bangunan, kayu ini juga bisa kamu gunakan untuk membuat interior ataupun furniture bangunan. 

Beberapa jenis kayu yang umum digunakan adalah : Kayu Jati, Kayu Merbau, Kayu Meranti Merah, Kayu Kamper, Kayu Kelapa, Kayu Gaharu, Kayu Ulin, dan Kayu Bangkirai. Kayu ini biasanya lebih sering digunakan dalam konstruksi bangunan skala kecil menengah karena beberapa kekurangan yang dimilikinya. Selain itu, kayu sendiri harganya juga cukup mahal (tergantung spesifikasi).

Untuk konstruksi bangunan skala tinggi (untuk keperluan industri, gedung perkantoran, dan lain sebagainya) biasanya para kontraktor akan menggunakan besi atau rangka baja.

Kaca

Material konstruksi bangunan selanjutnya adalah kaca. Kaca ini kerap digunakan untuk proyek konstruksi besar, seperti gedung perkantoran yang membutuhkan banyak kaca. Kaca sendiri merupakan bahan konstruksi yang memungkinkan cahaya matahari masuk ke dalam bangunan. Sehingga banguann tersebut tidak terlihat suram atau “kurang pencahayaan” terlebih bangunan bertingkat tinggi dengan banyak lorong. Agar tidak mudah pecah, kamu bisa menggunakan kaca dengan standar safety yang tinggi sehingga lebih aman dan nyaman digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan.

Selain digunakan pada bangunan bagian luar (seperti layaknya jendela besar). Kaca ini juga dapat digunakan untuk membuat pintu kaca, kanopi kaca, balkon kaca, dan lain sebagainya.

Jenis-jenis kaca yang kerap digunakan dalam proyek konstruksi bangunan : Kaca tempered, Kaca laminated, Kaca grooving, Kaca patri, Kaca inlay, Kaca sandblasting, dan lain sebagainya.

Material untuk atap bangunan

Jenis material konstruksi bangunan yang selanjutnya adalah material yang digunakan untuk atap bangunan. Untuk pilihan atap bangunan ini sendiri cukup bervariatif ya, bisa kamu sesuaikan dengan jenis bangun, kebutuhan, desain rumah yang diinginkan, budget, hingga kenyamanan.

Berikut ada beberapa pilihan bahan bangunan untuk atap rumah :

  • Atap Beton Cor
  • Atap Aluminium
  • Atap Asbes
  • Atap Awning
  • Atap Baja Ringan/ Galvalum
  • Atap Bambu
  • Atap Bitumen Onduvilla
  • Atap Canopy
  • Atap Dak Beton
  • Atap Genteng Aspal
  • Atap PVC (Polyvinyl Chloride)
  • Atap Genteng Beton
  • Atap dari Membrane
  • Atap Genteng Kaca
  • Atap Genteng Metal
  • Atap Genteng Tanah Liat
  • Atap Jerami
  • Atap Kain Terpal
  • Atap Kayu Ulin
  • Atap Metaldeck
  • Atap Slate
  • Atap Onduline
  • Atap Polikarbonat
  • Atap Rumbia
  • Atap Seng
  • Atap Genteng Keramik
  • Atap Sirap
  • Atap Ubin keramik
  • Atap UPVC
  • Atap Zincalume atau Spandek

Material untuk Lantai

Sama seperti pilihan untuk material atap, ada banyak sekali material untuk lantai bangunan yang bisa kamu pilih sesuai dengan selera dan kebutuhanmu lho. Berikut ini ada beberapa pilihan material konstruksi bangunan yang bisa kamu pilih : kayu, keramik, tegel, cor semen (untuk parkiran atau baseman), vinyl, batu alam, marmer, dan lain sebagainya.

Triplek

Dalam pembangunan beberapa proyek konstruksi besar ataupun hunian pribadi, kamu mungkin akan membutuhkan triplek ini. Triplek/kayu lapis/plywood ini merupakan material pabrikan yang sudah tak asing lagi di telinga.

Jenis triplek : Triplek Low Density Fiberboard, Medium Density Fiberboard, Multiplek, Teak Block, dan Blockboard. Triplek ini banyak digunakan lantaran harganya cukup terjangkau, mudah dan cepat diaplikasikan, daya tahan cukup baik, dan dapat digunakan untuk berbagai jenis kebutuhan.

Sayangnya, triplek ini tidak tahan air, triplek ini juga tidak sekuat dan sepadat kayu solid.

Nah, itulah beberapa material konstruksi bangunan yang kerap digunakan dalam berbagai proyek konstruksi dalam berbagai skala. Baik skala besar, menengah, hingga skala kecil. Sekian informasi yang dapat kita bahas kali ini. Semoga bermanfaat

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.